6 Cara Trading Menggunakan Teknik Suport Maupun Resistensi – Sensai Media

6 Cara Trading Menggunakan Teknik Suport Maupun Resistensi

Konsep dan cara menentukan titik support atau resisten 

Cara menentukan titik support dan resisten akan dibahas dalam artikel ini mohon simak dan pahami 

Untuk menentukan titik support( S) dan Resistance atau kadang susah untuk dilakukan, banyak juga alasan yang bisa diberikan salah satunya mungkin Trader belum terlalu mengenal tentang Apa itu support dan resisten dan Gimana cara menentukannya 

Sebagian trader menentukan titik Resistance atau support merupakan salah satu skill trading yang basic dan wajib kamu kuasai, untuk kedua level ini ialah tempat di mana terdapat ada kecenderungan harga akan bergerak secara signifikan  

maka masing-masing tempat telah memiliki bias tertentu atau sejalan dengan keinginan pelaku pasar, jadi pergerakannya sering dikenal dengan Breakout,Rejection 

Mengenal konsep dasar support dan resisten ialah 

Untuk titik support, sering dikenal dengan lantai atau market, ini di devinisikan sebagai bawah atas atau suatu pergerakan yang menurun pada pasar. Untuk harga mampu mencapai titik support,  

maka yang muncul adalah harga akan kembali naik begitu juga sebaliknya jika titik resisten atau atap pada market didefinisikan untuk batas atas pergerakan naik pada pasar. Dan untuk memunculkan bias beres maka ketika harga mampu mencapai level yang diinginkan. 

Kenapa ada titik support dan resisten. 

Untuk titik support dan resisten Sebenarnya bukan yang biasa menyebabkan harga bergerak naik maupun bergerak turun. Untuk titik-titik support dan resisten ini merupakan salah satu cerminan dari psikologi bagi pelaku pasar. Untuk pelaku pasar dibagi menjadi 3 yaitu 1 buyer dan juga Trader. 

Kenaikan dari level support merupakan dua jenis psikologi pada seorang pelaku Trader bisa 

  1. FEAR: kemunculan rasa takut ini dari sebagian para trader yang sudah terlanjur Open posisi sell saat itu. Dan biasanya trader ini berharap harga setidaknya akan turun dan kembali ke BEP agar bisa posisinya bisa ketutup sebelum berpindah menjadi seorang buyer 
Baca Juga:  Teknik Scalping Forex-Strategi Trading

     2. Greed: Sifat serakah bagi para trader yang masuk open posisi buy saat itu dan trader ini menyesal tidak           membeli lebih banyak saat harga terjadi turun, dia akan dapat harga turun lagi untuk menambah                     keuntungan dari posisi by nya tadi 

Untuk menentukan titik support dan resisten dengan pengamatan visual yang baik 

Untuk Cara yang pertama menentukan titik support dan resisten ialah menghubungkan nilai high atau low atau metode ini merupakan salah satu metode paling sederhana dalam menentukan titik support atau resisten 

Contoh simple, kamu bisa memperhatikan titik di mana terjadi rejection untuk level tersebut dan kamu bisa dibebaskan menggunakan ekor maupun body untuk patokan menarik garis. Jika sering harga ditolak dari suatu level maka semakin kuat pula. Dalam status support dan resisten. 

Nah jadi pengamatan secara visual ini pada pasar adalah round number. Juga bisa menggunakan metode untuk menentukan titik support dan resisten untuk menjelaskan suatu level dengan angka bulat atau mudah diingat dan berpotensi menjadi level yang lebih kuat angka-angka bulat ini sering juga disebut dengan level psikologis pasar. 

Cara menghitung sendiri titik support dan resisten 

Dalam menentukan titik support dan resisten ialah menghitungnya. Cara seperti ini memang sedikit memakan waktu jika mau dilakukan sendiri, namun untuk kemajuan zaman banyak alat-alat atau tool penyedia perhitungan yang praktis dalam menghasilkan support dan resisten untuk perhitungan support dan resisten  

metode ini biasanya digunakan trading menggunakan Pivot Point. 

Baca Juga:  Cara Profit Konsisten di Market Crypto Ketika Sedang Anjlok/Turun

Rumus-rumus perhitungan support dan resisten 

  1. Pivot Point (PP) = harga tertinggi  plus harga terendah plus harga penutupan 
  2. Untuk level Resistance pertama (R1) sama dengan 2x (PP)- harga terendah. 3.
  3. Level support yang pertama S1 sama dengan 2x (PP)- harga tertinggi. 4.
  4. Berikutnya level R2 = (PP)+( harga tertinggi-harga terendah) 5.
  5. Untuk level R3 sama dengan harga tertinggi plus 2x (PP)-harga terendah. 6.
  6. Dan yang terakhir level S3 = harga terendah-2x (harga tertinggi)-(PP) 

Konsep dan cara menentukan titik resuport dan resisten dengan indikator 

Dalam menentukan titik support atau resisten ialah menggunakan indikator yang disediakan pada MetaTrader, ini ialah atau menggunakan platform  trading lainnya. 

Jadi indikator bisa menjadi titik support maupun resisten ideal, karena indikator ini sendiri dihitung dan mampu didapatkan dari kalkulasi yang menggunakan harga atau waktu yang variabel. 

 untuk indikator-indikator turunan pertama dari harga contoh seperti Moving Average. Indikator yang dapat digunakan untuk menentukan titik support maupun resisten 

Apa yang disebut dengan Moving Average 

Yaitu merupakan salah satu indikator Mungkin sering digunakan untuk menentukan titik support maupun resisten dan mengingat posisinya sebagai turunan langsung dari harga. Moving Average juga dihitung dari rata-rata pergerakan harga dalam periode waktu tertentu. Namun Moving Average juga dapat digunakan sebagai titik support maupun resisten Moving Average juga terkenal mampu memberi gambaran titik support dan resisten sendiri ialah SMA-50, SMA-100 SMA -200. 

Semoga artikel ini bisa membantu para trader pemula maupun profesional dalam mengembangkan bisnis trading forex semoga profit selalu dan salam sukses