Teknik dan Strategi Scalping Di Crypto – Sensai Media

Teknik dan Strategi Scalping Di Crypto

Apakah yang disebut itu dengan scalping 

Scalping ialah salah satu strategi yang biasanya digunakan oleh para trader untuk mendapatkan keuntungan yang besar dan cepat dan mungkin Sang scalper atau scalping memanfaatkan pergerakan-pergerakan kecil demi mendapatkan cuan. 

Apa itu scalping 

Untuk scalping adalah teknik dalam penjualan dan pembelian aset crypto mungkin dalam waktu yang singkat guna mendapatkan keuntungan dikit demi sedikit atau yang disebut pelaku scaping adalah scalper. 

Untuk para scalper biasanya membeli dan menjual aset bisa dalam waktu yang sangat singkat bahkan ini biasanya hanya melakukan trading pada hitungan menit atau jam saja. 

Strategi yang digunakan scalping ialah bisa menentukan berapa persen dari target kenaikan harga, dan bisa menjual aset-aset harga ketika tercapai persentase tertarget. 

Untuk perbedaan scalping dan swing trading? 

Untuk istilah scalping terdapat salah satu yang mirip yaitu swing trading, swing trading ialah strategi atau teknik transaksi Menjual dan membeli aset dalam jangka pendek. 

Untuk perbedaan scalping ialah bahwa swim trading bisa menunggu lebih lama saat aset mencapai nilai lebih tinggi, Bahkan waktu tunggu dapat bervariasi dari harian hingga mingguan, Sedangkan untuk scalping ialah teknik untuk mendapatkan untung dengan jangka waktu yang lebih cepat yaitu kurang dari satu hari. 

Jenis-jenis scalping 

1. Scalping sistematis 

apa itu sistematik scalping ialah jenis Kelvin Untuk memanfaatkan alat analis maupun segala pengetahuan yang ada. Untuk para scale per sistematis biasanya menggunakan strategi trading bot guna dapat melakukan transaksi otomatis. 

2. Scalping diskresiiner  

 scalping sistematis tentunya berbeda dengan dictionary scalping atau yang disebut dengan metode scalping tidak mengandalkan banyak effort. Untuk para scal per diskresioner bisa mengambil Segala keputusan kepada dinamika pasar saat itu. 

Baca Juga:  Investasi Modal Ratusan Ribu Untuk Pelajar

Teknik scalping 

Untuk melakukan transaksi scalping Nah di sini ada beberapa teknik scalping yang kamu bisa terapkan. 

 

  1. Jika kamu ingin mendapatkan informasi mengenai volatilitas atau sebuah aset yang sedang kamu miliki, ketika kamu tertarik menggunakan teknik scalping bollinger Bands ini juga bisa untuk mengetahui fase jenuh atau Overbought 
  2. Moving Average 

 Sebelum melakukan trading kamu ingin melihat rata-rata harga saham atau crypto mungkin dalam periode waktu tertentu, maka dengan teknik scalping Moving Average ini bisa diterapkan informasi mengenai harga rata-rata dari harga pembukaan posisi, harga tertinggi harga terendah maupun penutupan. 

  • Stochastic 

dengan menggunakan teknik scaping stochastic ini digunakan dengan menunjukkan sinyal jual maupun beli melalui perpotongan dua garis. 

Stochastic bisa juga dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi mengenai harga dagang maupun penutupan terakhir. 

 

Indikator yang perlu digunakan dalam scalping 

Ada beberapa indikator mungkin harus diperhatikan saat memulai transaksi scalping 

(EMA) 

Eksponensial Moving Average atau (EMA) ini dalam scalping ialah teknik memprediksi trend dari harga kurun waktu tertentu. Untuk kelebihan dari alat analisis ini bisa kamu dapat dalam periode waktu analisis di dalam satuan waktu yang diperlukan dalam sebuah grafik candlestick. 

 

Grafik candlestick 

Jika kamu ingin melakukan analisis teknikal bisa melakukan dengan grafik candlestick. 

Karena grafik tersebut sudah menyiapkan semua dari informasi harga aset crypto sehingga untuk trend kenaikan atau penurunan harga bisa diprediksi dengan tepat 

 

MACD 

Mencoba dengan indikator trading paling banyak digunakan yaitu MACD adalah singkatan dari kependekan dari Moving Average konvergensi divergensi terdiri dua komponen yaitu garis sinyal atau area MACD. 

Baca Juga:  Teknik Moving Average 21 Profit Harian

Strategi scalping crypto 

1. Range Trading 

Untuk rank trading dalam scalping crypto ialah menentukan titik terbawah dan teratas untuk suatu aset, Jika kamu ingin menentukan titik teratas waktu crypto maka nilai crypto sudah mencapai nilai tersebut maka transaksi jual yang perlu dilakukan berlaku juga untuk transaksi pembelian. 

2. Bid- ask Spread 

Untuk bid ask spread ini didasarkan dan dijelaskan Bagaimana permintaan penawaran berinteraksi. Ketika harga meningkat drastis karena adanya permintaan. 

 

kamu harus menjualnya dan memanfaatkan momentum yang ada perlu digarisbawahi kamu harus juga berhati-hati ketika menerapkan bid ask spread ini bisa menjebak dalam membeli saham. 

3. Leverage 

Leverage dalam scalping crypto ini adalah metode guna mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari modal yang dimiliki. 

Dalam teknik scalping ini mempunyai istilah leverage atau yang disebut merujuk pada keadaan di mana investor bisa meminjam modal untuk transaksi yang nilainya lumayan besar.